Kamis, 01 Juli 2010

Tabung Gas, Teroris Dalam Rumah


Dalam bulan Juni 2010, sudah terjadi 3 kasus ledakan tabung LPG (elpiji). Kejadian itu, berturut-turut di Jakarta, Makassar, dan Surabaya. Tiga kasus ledakan tabung gas elpiji di bulan Juni menambah daftar jumlah kasus ledakan di tahun 2010 ini. Selama tahun 2010, sudah terjadi 33 kasus serupa yang menewaskan 8 orang dan mencederai 44 lainnya. Jumlah ini meningkat dibanding tahun 2009 (33 kasus) dan tahun 2008 (27 kasus).
Maraknya kasus ledakan tabung gas elpiji menghadirkan keresahan baru ditengah-tengah kehidupan warga. Bagaimana tidak, warga yang setiap harinya sudah disibukkan dengan kegiatan pemenuhan kebutuhan sehari-hari harus berhadapan dengan sebuah bentuk teror baru dan teror itu datang dan hadir di dalam rumah warga.
Mengaca pada kegiatan terorisme di Indonesia, para teroris di Indonesia menyebarkan ancaman melalui

Selasa, 15 Juni 2010

Holland berasal dari istilah Belanda abad pertengahan "holtland (tanah berpohon-pohon)". Kemudian nama ini disederhanakan menjadi Holland.
Kata Holland biasa digunakan untuk menyebut satu kesatuan Kerajaan Belanda. Padahal penyebutan Belanda dengan kata Holland adalah kurang tepat karena Holland itu sendiri adalah bagian dari Propinsi Belanda yang terletak di sebelah barat negara tersebut. Pada abad ke-17 propinsi ini merupakan wilayah yang paling berkembang dan merupakan kekuatan ekonomi dan maritim yang mendominasi negara Belanda terhadap propinsi-propinsi lainnya, sehingga nama Holland menjadi sangat terkenal untuk menyebut negara ini. Saat ini Propinsi Holland tersebut terbagi menjadi dua propinsi yaitu Holland Utara (Noord-Holland) dan Holland Selatan (Zuid-Holland).

Nama resmi negara Belanda adalah Nederland (Bahasa Inggris: Netherlands) yang secara harfiah artinya adalah ‘tanah rendah’. Dalam Bahasa Belanda Neder artinya rendah, land artinya daratan, tanah.
Meskipun Nederland adalah nama resmi negara Belanda, tapi nama Holland lebih populer dibandingkan Nederland, sehingga kedua istilah ini mengandung maksud yang sama

Jamaah Korban Tol Berburu Keadilan
 
Proses mediasi pembebasan tanah untuk proyek pembangunan tol Mojokerto-Kertosono tidak berhasil mempertemukan kesepakatan. Polemik antara Jama’ah Korban Tol dan Panitia Pengadaan Tanah (P2T) akhirnya berlanjut ke persidangan.
“Karena mediasi tidak menghasilkan perkembangan serta atas permintaan dari pihak penggugat maka mediasi ditetapkan untuk dihentikan” kata Sarwedi, Ketua Pengadilan Negeri Jombang, Rabu (9/6).
Kalimat tersebut sekaligus menandai berakhirnya proses mediasi atas polemik yang terjadi antara Jama’ah Korban Tol dan Panitia Pengadaan Tanah (P2T) dalam proses pembebasan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan jalan trans java. Dalam kelanjutannya, sidang disepakati akan diadakan dua minggu kemudian, yakni Rabu (23/6) mendatang.
Mediasi adalah tahapan untuk mendamaikan pihak yang berseteru dengan jangka waktu maksimal yang disediakan selama empat puluh hari. Sebelumnya, Jama’ah Korban Tol yang diwakili kuasa hukumya,

Sabtu, 12 Juni 2010

Membuat streaming TV di LAN

Saya ingin menunjukkan bagaimana cara membuat tv streaming di jaringan, tapi sebelumnya, saya ingin menjelaskan terlebih dahulu apa itu tv streaming ?
Televisi internet (juga dikenal dengan Televisi daring (TV Online) adalah situs yang memiliki tayangan video yang terkonsep, selalu diperbaharui terus-menerus, tidak statis, mengikuti perkembangan peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar, dan bisa diakses oleh publik secara bebas, dengan berbagai macam bentuk pendistribusiannya. Untuk dapat mengaksesnya, kita hanya perlu menguhubungkan ke komputer pribadi kita dengan koneksi internet broadband berlangganan.
oke, setelah saya menjelaskan apa itu tv streaming, sekarang saya akan langsung membahas bagaimana cara membuatnya.

Sabtu, 05 Juni 2010


Beberapa tahun lalu sekelompok peneliti dibawah pimpinan Greg Zielinski, peneliti dari Universitas New Hampshire, Amerika, melakukan penelitian di Greenland, Kutub Utara. Tim Zielinski mempelajari umur lapisan es yang terbentuk di kutub. Dari penelitian itu, mereka mendapati pola perubahan temperatur es bumi secara global dalam kurun waktu yang cukup lama. Yang mengejutkan mereka dari penelitian itu adalah, pada suatu saat sekitar 74.000 tahun lalu, ada lonjakan besar kandungan sulfat di atmosfer, yang mengakibatkan terjadinya penurunan temperatur bumi secara drastis.

Lonjakan penurunan itu terjadi hampir 40 kali dari kondisi normal. Dari informasi itu mereka memperkirakan bahwa ada kejadian global yang menjadikan kandungan sulfat di atmosfir sangat besar sampai kurang lebih 2-4 ribu megaton H2SO4 (asam sulfat) di atmosfir. Kejadian global yang dahsyat itu membentuk awan kuning yang menutupi hampir seluruh permukaan bumi, menjadikan sinar matahari tidak bisa menembus permukaan bumi. Dan akhirnya terjadi penurunan temperatur bumi.

Senin, 31 Mei 2010

Resiko Bencana Tinggi, Desa Jarak Perlu Konservasi Lingkungan

Kondisi hutan yang rapuh dan dampak perubahan iklim menambah potensi terjadinya bencana alam di Kabupaten Jombang. Bencana alam tersebut berupa banjir dan tanah longsor.

Setelah melakukan penelitian selama 2 bulan untuk melakukan penilaian terhadap resiko bencana di Desa Jarak Kecamatan Wonosalam dan Desa Kademangan Kecamatan Mojoagung, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Jombang menyimpulkan, tingkat resiko bencana alam di dua Desa tersebut cukup tinggi.

Kesimpulan tersebut disampaikan dalam Workshop Hasil Risk Assesment (Penilaian Resiko Bencana) di Desa Jarak dan Desa Kademangan di Homestay Cempaka Mas Jombang, Selasa (25/5). Ratusan peserta dari kedua Desa tersebut turut mengikuti pemaparan hasil penilaian resiko bencana di Desa mereka.

Hasil risk assessment di Desa Jarak Kecamatan Wonosalam disampaikan Zainul Arif, anggota tim peneliti di wilayah Desa tersebut.

Sabtu, 29 Mei 2010

Ketika petani padi Korea Selatan dan Jepang berunjuk rasa menentang liberalisasi pasar beras, mereka berteriak keras, usaha tani padi harus dilindungi. Mereka menyatakan, perlindungan itu terkait keyakinan dan penghormatan terhadap nenek moyang mereka, yaitu petani padi.

Mereka menyatakan, meski negara mereka sudah maju, mereka tetap menghormati nenek moyang mereka. "Nenek moyang kami adalah petani padi," kata mereka di majalah Time beberapa waktu lalu.

Penelitian kosakata budaya yang diduga digunakan pada masa prasejarah memberi petunjuk bahwa cocok tanam padi sudah dilakukan pada masa itu. Kosakata yang diteliti adalah kosakata yang diduga termasuk dalam bahasa Melayu Purba, yang merupakan leluhur bahasa Melayu modern dan bahasa Indonesia.
Ahli bahasa Robert Blust dalam sebuah tulisannya di dalam buku Masa Lampau Bahasa Indonesia, Sebuah Bunga Rampai (1991) menyatakan, dari penelitian kosakata budaya itu diketahui bahwa penutur bahasa Melayu Purba memiliki orientasi kelautan yang kuat. Pada saat yang bersamaan, rakyat mempraktikkan hortikultura ladang, padi gogo, dan umbi-umbian.